Sutradara peraih Piala Citra, Hanung Bramantyo meluncurkan film terbarunya ‘Lentera Merah’. Bukannya bahagia, Hanung justru kecewa. Sebab, sepotong adegan kena sensor Lembaga Sensor Film (LSF) karena menampilkan identitas PKI. Adegan yang kena sensor tersebut seharusnya muncul saat film hampir berakhir. Dikisahkan salah satu tokoh di Lentera Merah, Risa Aprilianty, seorang mahasiswi pengikut aliran kiri.
Lentera Merah dikenal sebagai majalah kampus dengan tulisan yang tajam dan kritis menyikapi keadaan kampus dan kondisi pemerintahan pada masa itu. Lentera Merah hanya berpihak pada kebenaran???begitulah mottonya. Terbit sejak Universitas Nasional Indonesia (UNI) berdiri di tahun 1930-an. Lentera Merah atau LM merupakan salah satu media penggerak kemerdekaan Indonesia.
Buku Lentera Merah karya Soe Hok Gie, sebelum dilempar ke pasaran sengaja dikirimkan kepada pihak kejaksaan, militer, maupun pesantren. Kontan, buku yang mengulas tokoh Serikat Islam (SI) Merah yang berkiblat pada komunisme itu di era pemerintahan Orde Baru dinyatakan terlarang. “Setelah dilarang, baru buku tersebut saya lepas ke masyarakat. Dengan begitu, orang benar-benar mencari dan mau membacanya,” ungkap Agus, pengelola Teplok Press.
Saat ini Bella sedang sibuk syuting film horor Lentera Merah. Perannya sebagai seorang mahasiswa bernama Rissa, memaksanya untuk lebih berkonsentrasi. “Lumayan susah juga berperan jadi mahasiswi. Harus banyak adaptasi. Mulai dari gerak-geriknya, gaya bicaranya, sampai cara berdandan. Untung banyak dibantu mas Hanung (Hanung Bramantyo),” tutur gadis yang setelah lulus SMA setahun lalu memilih untuk tak kuliah dulu ini.

Women Lifestyle
Women Gossip
Women Fashion
Women Health
Women Beauty
Women Business
Women Personality
Diary of Women Lifestyle, Fashion, Health, Beauty and Personality
Submit Article | What People Say | ContactUs | SocialBookmarking | Sitemap
©Copyright 2005-2011
41 online visitors now on this page